Didemo Mahasiswa, DPRD Kota Tangerang Buat Pakta Integritas Menolak Subsidi BBM

  • Whatsapp

Nawacitanews2.com, Tangerang – Gelombang gerakan mahasiswa menolak kenaikan subsidi harga bahan bakar minyak (BBM) terus terjadi di berbagai wilayah di Tanah Air.

Seperti diketahui Presiden RI Joko Widodo dan jajaran menteri telah resmi mengumumkan kenaikan subsidi harga BBM pada Sabtu (03/09) siang, di Istana Negara Jakarta.

Unjuk rasa menolak kenaikan BBM ini juga terjadi di Kota Tangerang, puluhan mahasiswa dari Universitas Muhammadiyah (UMT) Tangerang, Selasa (06/09) menuntut pemerintah menurunkan harga BBM subsidi.

Aksi menolak harga BBM dihalaman Kantor Wali Kota/DPRD Kota Tangerang mendapat pengawalan ketat dari pihak keamanan, Polres Metro Tangerang Kota dan Satuan Polisi Pamong Praja (SatPol PP) Kota Tangerang.

Pada kesempatan ini dua orang perwakilan anggota DPRD Kota Tangerang Saipul Milah dan Apanudin menemui peserta aksi.

Anggota DPRD ini pun membuat Pakta Integritas yang diminta oleh para mahasiswa, sebagai salah satu tuntutan aksi Penolakan harga BBM.

“Sehubungan dengan penyesuaian subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) per tanggal 3 Agustus 2022, maka saya yang bertanda tangan dibawah ini menyatakan, menolak subsidi bahan bakar minyak (BBM),” ucap Saipul Milah.

“Kedua, memperketat pengawasan pendistribusian penyaluran BBM. Ketiga melakukan pengawasan terhadap Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP) yang menjadi program legislatif nasional,” tuturnya.

“Demikian Pakta Integritas ini kami buat tanpa paksaan dari pihak manapun,” tegas Saipul Milah anggota Komisi II Fraksi Golkar disambut tepuk tangan para mahasiswa.

Sementara itu, anggota Komisi IV Apanudin, mengatakan, kenaikan subsidi harga BBM yang dilakukan pemerintah sangat dirasakan dilevel masyarakat kalangan bawah.

“Maka kami sebagai perwakilan rakyat, menerima dan menampung. Sehingga apa yang menjadi keinginan dan tuntutan masyarakat yang disampaikan mahasiswa ini tersampaikan dengan baik,” ujar Apanudin politisi Partai Gerindra yang akrab dengan panggilan Jalu.

Pihaknya berjanji akan menyampaikan tuntutan para mahasiswa tersebut kepada para pimpinan DPRD Kota Tangerang.

“Kita akan diskusikan, follow-up ke Ketua dan Pimpinan DPRD secara politik. Karena ini ranahnya politik, keputusan kita keputusan kolektif kolegial,” kata Jalu.

Sementara itu, Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Zain Dwi Nugroho mengucapkan terima kepada para pengunjuk rasa baik mahasiswa ataupun buruh yang melaksanakan kegiatan unjuk rasa atau penyampaian dimuka umum baik yang ada di DPRD Kota Tangerang maupun di pusat berjalan dengan baik.

“Semoga ini bisa terus dipertahankan dengan cara berdialog, karena berdialog lebih mudah menyampaikan apa yang menjadi aspirasi yang ditampung secara cepat,” ujarnya

“Sehingga kita mengutamakan kegiatan-kegiatan yang persuasif kepada pengunjuk rasa supaya dalam kegiatan penyampaian dimuka umum berjalan dengan aman, tertib, dan lancar,” imbuhnya

Kapolres juga mengatakan, Polres Metro Tangerang Kota beserta intansi terkait terus mempersiapkan segala keamanan pasca antisipasi terkait penyesuaian harga BBM ini.

“Untuk itu kami menghimbau kepada masyarakat maupun mahasiswa untuk menjaga kamtibmas agar aman, tertib, dan kondusip. Tidak melakukan hal hal yang melanggar aturan hukum yang ada dan jangan terpropokasi selalu mengedepankan dialog untuk menyampaikan aspirasai yang akan disampaikan.’’ pungkasnya.

(SUHARTONO)

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.