Jangan Anggap Enteng Penyakit Ispa

  • Whatsapp
PERIKSA KESEHATAN: Warga Desa Cikande, Kecamatan Cilebar diperiksa kesehatan saat pengobatan gratis yang diadakan KMIK. Rata-rata warga yang datang mengidap Ispa, diabetes, myalgia dan hipertensi

Warga Cilebar Diminta Terapkan Pola Hidup Bersih

CILEBAR, Dengklok, Nawacitanews2.com – Sebanyak 100 warga Desa Cikande, Kecamatan Cilebar mengikuti pengobatan gratis yang diselenggarakan Keluarga Mahasiswa Islam Karawang bekerjasama dengan Persatuan Dokter Nahdlatul Ulama (PDNU) dan Puskesmas Kertamukti, Kecamatan Cilebar. Rata-rata pasien yang datang memiliki penyakit Ispa, diabetes, myalgia dan hipertensi.

Kegiatan yang berlangsung di aula Desa Cikande merupakan salah satu program untuk mendukung program Pemerintah Kabupaten Karawang, yaitu Karawang Sehat. “Alhamdulillah pada saat pelaksanaan kegiatan kami mendapat sokongan berbagai lembaga yaitu Perhimpunan Dokter Nahdatul Ulama (PDNU) Karawang, Puskesmas Kertamukti Cilebar dan juga Desa Cikande sendiri serta seluruh lapisan masyarakat untuk sama-sama bersinergi dan berkolaborasi dalam menyukseskan acara kali ini,” kata Anjas Apriadi, mahasiswa Jurusan Farmasi yang juga pengurus KMIK.

Menurutnya, masih banyak masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan yang memadai dan terbaik untuk meminimalisir terjadinya penyakit komplikasi. Dalam mensukseskan kegiatan pengobatan gratis, KMIK turut melibatkan dokter dari PDNU dan puskesmas setempat.
Sopiyadi Pamungkas, ketua umum KMIK berharap kegiatan ini dapat bersinergi satu sama lain untuk mendapatkan masukan positif, terutama dalam bidang kesehatan yang merupakan aspek penting dalam kehidupan. “Kami berharap program ini tak hanya berhenti di sini, bisa sustainable atau berkelanjutan pada tahun berikutnya dan seluruh lembaga kesehatan yang ada di Karawang bisa bergerak bersama dengan tujuan untuk menjadikan Karawang yang Sehat sesuai dengan mottonya Karawang indah, tertib, aman, bersih (Interasih),” katanya.

Sementara itu, dr Argen RS Rombot, ketua PDNU Karawang mengatakan, pasien yang datang dalam kegiatan pengobatan gratis ini rata-rata memiliki penyakit Ispa, diabetes, myalgia dan hipertensi yang dianggap biasa padahal mesti mendapatkan perhatian. Kata dia, penyebab dari Ispa ini kebanyakan kerena infeksi, dan banyak faktor pendukung lain diantaranya dari makanan yang kurang baik seperti es, pewarna untuk makanan, termasuk lingkungan yang tidak baik. “Selain pemeriksaan, kita bawa obat-obatan juga, dan penyuluhan perseorangan yang terpenting mengenai PHBS,” katanya. *(AS/RAKA-Red)

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *