Karang Taruna Kelurahan Gembor Gelar Acara Temu Karya ke III tahun 2020

  • Whatsapp

Nawacitanews2, Tangerang – Karang Taruna (Katar) Kelurahan Gembor menggelar acara Temu Karya ke III tahun 2020 dengan Agenda secara bersama-sama melaksanakan pemilihan Ketua Katar yang baru periode 2020-2025, untuk menggantikan Ketua Karang Taruna sebelumnya yang telah habis masa baktinya.

Dengan Tema “Semangat Kebersamaan Dalam Kemandirian” pemilihan berlangsung di Aula Kelurahan Gembor Kecamatan Periuk Kota Tangerang Banten, Minggu (20/07/2020).

Hadir dalam acara ini Camat Periuk H. Maryono MAP MSi, Lurah Gembor M. Sobri, Sekel Gembor Nono Sumarno SIP, Ketua Karang Taruna Kecamatan Periuk. Rahmat Hidayat beserta jajaran dan para pengurus Karang Taruna Kelurahan Gembor serta Tamu undangan lainnya.

Camat periuk H. Maryono MAP MSi dalam sambutannya mengatakan, siapapun yang nantinya akan terpilih menjadi Ketua, agar selalu mengutamakan kebersamaan dalam berkarya.

Para Pemuda Karang Taruna baik kecamatan maupun kelurahan harus selalu bersinergi dengan pemerintah serta masyarakat, lanjut Maryono.

Ketua Karang Taruna Kecamatan Periuk Rahmat Hidyat pada kesempatan yang sama menjelaskan, kegiatan temu karya tingkat kelurahan dilaksanakan dengan tujuan pergantian pengurus yang sudah habis masa baktinya.

Pemilihan berlangsung khidmat dan dari hasil pemilihan diputuskan Ketua Karang Taruna Kelurahan Gembor yang baru untuk masa bakti tahun 2020-2025 yaitu Abdul Azis.

Sesuai Permensos No 25 Tahun 2019, Masa Bakti Ketua Karang Taruna selama 5 tahun, yang mana sebelumnya masa bakti hanya selama 3 tahun, tegas Rahmat.

Dengan telah terpilihnya Ketua yang baru, diharapkan kepengurusannya tetap bersinergi dengan Pengurus Kecamatan khususnya kepada Pemerintah.

Potensi Pemuda harus terus di gali agar Katar Kelurahan bisa menciptakan sumber ekonomi dan bisa membentuk usaha-usaha yang produktif, lanjut Rahmat Hidayat.

Lurah Gembor M. Sobri mengatakan, terpilihnya Ketua Karang Taruna kelurahan Gembor yang baru semoga bisa berkolaborasi dan bersinergi dengan pemerintah setempat serta dengan para pengurus RW/RT yang berada di wilayahnya.

Pemuda harus eksis jangan jadi penonton, harus aktif berkomunikasi,
peka terhadap kondisi di wilayah,
pemuda harus berbuat untuk kemajuan wilayahnya, kata Sobri.

Pemuda harus bisa menunjukan dan membuktikan kemampuan di masing-masing wilayahnya, sehingga keberadaan pemuda bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, pungkas M. Sobri.

(SUHARTONO/M. HUD)

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *