Kecamatan Sepatan Induk Lakukan Penertiban Dan Pembongkaran PKL Pasar Sepatan

  • Whatsapp

Nawacitanews2. Kab.Tangerang – Acara pembongkaran di hadiri Camat Sepatan Induk Dadan, Wakapolsek Suradi, Danramil Kardi.S, babinsa, binamas, para kasi kecamatan dan kelurahan Desa Pondok Jaya, Ormas BPKB, Tokoh pemuda dan Tokoh masyarakat serta karang taruna.

Dadan mengatakan, rencananya ini memang awal pendataan Verfikasi. kemudian sampai adanya renopasi dari awal pengundian dan seterusnya sampai dia dapat tercatat menjadi salah satunya. “Kita akan memulai dari bangunan yang berdiri di tanah Aset PMD A, yang tadinya aset Desa dan Kelurahan sepatan sekian lama di isi oleh warga untuk di gunakan usaha.” katanya.

“Tetapi saat ini sudah ada solusi, mereka siap untuk membongkar itu tanpa ada pemaksaan atau kekerasan karena kita memberi solusi kepada para pedagang, kita berikan lokasi dagang biar tidak ada yang dirugikan, kita juga memberi kenyamanan tempat untuk berdagang.” jelas Dadan.

Camat juga menjelaskan, Itupun belum menyeluruh, baru ada 7 untuk sementara ini karena ada di depan muka pasar. Karena itu piyur pintu masuk menuju pasar yang baru. “Kita juga tidak bongkar paksa atau ribut akan tetapi kita membongkarnya bersama-sama para pedagang yang memang harus di bongkar, karena memang kita ada solusi karena itu bangunan liar yang berada di sepanjang bantaran pingir jalan.” kata Dadan.

Dadan juga mengatakan, Hal itu dilakukan untuk kenyamanan berlalulintas agar tidak menggangu ini juga untuk kenyamanan para pedagang, dan untuk yang lainnya menunggu lokasi lagi dan tambahan bagunan. “Kalau kios di dalam siap di isi. Karena ini sudah melebihi ada pedangang besar yang kita tampung kita akan persiapkan dulu sarananya dan ini juga bukan dari APBD  tetepi swadaya mereka.  alhamdulilah kita bersama forum rembuk ada beberapa opsi menambahkan kios, mungkin di bulan januari kita mulai mengisi. memang ini belum masuk kewenangan PD Pasar ini masuk program pemerintah Daerah ada di kewenangan Dinas Indagkopar.” ujar Camat Sepatan Induk.

Menurut warga yang kiosnya di bongkar H Muhamad Nasir, saya siap di bongkar karena saya menyadari karena saya membagun di tanah pemerintah.

Jembar selaku ketua Panitia penataan lokasi mengatakan, hari ini lokasi yang akan di bongkar ada 7. Kesemuanya sudah siap dibongkar, kita sudah jauh-jauh hari kita datang kerumahnya dan pedagang itupun juga sudah di siapkan oleh pemerintah daerah di pasar tradisional sepatan.

“Ada pun pernik-pernik yang bertahan itu adalah dia membagun begitu banyak dan dia kuasai bukan di tempatkan akan tetapi di kontrak kontrakan.” kata jember.

“Kita panitia bersama muspika tetap akan melakukan pembongaran, karena sudah menggangu hak guna jalan dan bagunan tanpa ada ijin dari Desa atau kelurahan dan kecamatan, untuk itu kita sebagai Panitia dan kawan kawan dan muspika tetap akan melakukan persuasip.” ujar ketua forum Jembar

(nur/pelor)

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *