Masyarakat Kampung Periuk Kompak Bangun Rumah Yang Ditinggali Yatim-Piatu.

  • Whatsapp

 

Nawacitanews2 com, Tangerang-Dengan kompak saling bahu-membahu masyarakat Kampung Periuk RT 003/04, Desa Mekarsari, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang membantu membangun/merenovasi salah satu rumah yang selama ini ditinggali oleh tiga orang yatim-piatu dengan kondisi sangat memprihatinkan dan tidak layak huni.

Ketiganya adalah Lina (13 th) serta kedua adiknya Fitri dan Deka. Mereka empat bersaudara namun, Kakak pertamanya telah berkeluarga dan tinggal bersama keluarga barunya.
Kini mereka telah yatim-piatu setelah setahun yang lalu Ayahnya ikut menyusul kepergian Ibu nya untuk selamanya.

Pemandangan sangat miris itu, tentunya sangat mengetuk hati warga sekitar. Apalagi dinding rumah yang terbuat dari anyaman bambu terlihat sudah bolong-bolong serta tiang-tiang berbahan kayu dan bambu tampak memprihatinkan.
Padahal, lokasi rumah tersebut tidak jauh dari lokasi pemukiman warga serta kanan kirinya dikelilingi perumahan yang sedang dibangun oleh para pengembang dan pemerintah daerah.

Tingginya empati masyarakat, dengan bahu-membahu bersama warga lainnya mengumpulkan bantuan baik tenaga serta donasi untuk membantu ketiga yatim-piatu tersebut.

“Kami bersama-sama dengan masyarakat yang lain mempunyai inisiatif dan kemudian coba untuk membicarakan terkait pembangunan rumah untuk anak yatim itu, semua terjadi secara sepontan dan akhirnya warga dan tokoh pemuda sepakat dan setuju menggalang dana dengan cara swadaya masyarakat agar Lina dan dua adiknya tinggal di rumah yang layak seperti anak-anak lainnya,” kata Madi, Ketua pemuda Kampung Periuk, Desa Mekarsari, Kecamatan Rajek, Minggu (30/05/2021).

“Syukur Alhamdullilah dengan bergeraknya warga sekitar, sekarang bisa langsung dilakukan pembangunan rumah, tanpa menunggu waktu yang lama, sehingga bantuanpun Alhamdulilah banyak bergulir, baik dari tetangga sekitar maupun dari orang luar dan ada juga dari Ormas Pemuda serta Ormas Legacy Berbagi pun datang memberikan bantuan sosialnya kepada Lina, Fitri dan Deka,” imbuh Madi.

Hingga saat ini belum ada bantuan dari pihak pemerintah Desa maupun Kecamatan, sejauh ini masih swadaya dari masyarakat.

“Untuk sementara belum ada, semua masih dari swadaya masyarakat yang ada disekitar sini saja,” lanjut Madi.

Rumah merupakan kebutuhan primer bagi manusia dan sarana tempat tinggal serta, rumah dapat berfungsi sebagai tempat untuk menikmati kehidupan yang nyaman, tempat istirahat, tempat berkumpul keluarga dan tempat untuk menunjukan tingkat sosial, pungkas Madi.

(SUHARTONO)

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *