Polisi Dalami Kasus Anak Bunuh Ayah di Tangerang, Pelaku Diduga Mengalami Gangguan Kejiwaan

  • Whatsapp

Nawacitanews2.com, Tangerang ~ Diduga seorang anak kandung secara sadis dan nekad membunuh ayah kandungnya di Kampung Kedaung Rajeg, Desa Kedaung Barat, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, Banten. Pada Kamis, 16 Mei 2024, sekira pukul 04.30 WIB.

Diketahui, korban bernama Mustari berusia 60 tahun meninggal dunia ditangan anak kandungnya sendiri berinisial Y (35) dengan mengalami luka dibagian kepala akibat dipukul menggunakan benda tumpul (Paving Block).

Peristiwa tersebut dibenarkan Kasi Humas Polres Metro Tangerang Kota, Kompol Aryono saat di konfirmasi sejumlah wartawan, Jum’at (17/05/2024) siang WIB.

“Iya benar, korban ditemukan keluarga bersimbah darah di dalam rumahnya, dengan kondisi tidak bernyawa,” kata Kompol Aryono.

Diduga pelaku menghabisi nyawa orang tua kandungnya itu pada Kamis (16/05/2024) dini hari saat tertidur pulas.
Menurut Aryono, Pelaku Y tersebut sedang mengalami gangguan jiwa berdasarkan keterangan pihak keluarga.

“Berdasarkan rekam medis rumah sakit jiwa Dr. Soeharto didapatkan, pelaku tersebut sedang rawat jalan karena mengalami gangguan kejiwaan,” terang Kompol Aryono.

Petugas Kepolisian Sektor (Polsek) Sepatan, dipimpin Kapolsek AKP Sriyono yang mendapatkan laporan masyarakat langsung mendatangi lokasi tempat kejadian perkara (TKP) dan melakukan olah tempat kejadian.

“Untuk motifnya sedang kami dalami, pelaku saat ini terduga pelaku sudah diamankan di Kantor Polres Metro Tangerang Kota untuk dilakukan pemeriksaan kejiwaan, lanjut AKP Sriyono.

Sementara itu, Jenazah korban dibawa ke rumah sakit umum Kabupaten Tangerang untuk dilakukan autopsi,” pungkas AKP Sriyono.

(!SuHaRToNo)

Baca juga : zaenal-sopyan-maju-sebagai-caleg-pkn-berkeinginan-perjuangkan-pengangguran  Pelantikan 8 DPC Se-Provinsi Banten Pengurus MOI Ciptakan Perkembangan Optimis Konstruktif, Kritis, Deduktif

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *